Senin, 02 November 2015

pengertian backlink dan hal yang mempengaruhi backling menjadi berkualitas

Backlink, juga dikenal sebagai Link Masuk, inbound link, inlink, dan link balik, adalah link yang masuk ke sebuah situs web atau halaman web. Dalam terminologi dasar link, backlink adalah link apapun yang diterima oleh sebuah node web (halaman web, direktori, situs web atau domain tingkat atas) dari node web lain.
Inbound link yang awalnya penting (sebelum munculnya search engine) sebagai dasar navigasi web; hari ini, kepentingannya terletak pada peringkat dari search engine optimization (SEO). Jumlah backlink adalah salah satu indikasi popularitas atau pentingnya website atau halaman (misalnya, ini digunakan oleh Google untuk menentukan PageRank dari halaman web). Di luar SEO, Backlink halaman web mungkin kepentingan pribadi, budaya atau semantik signifikan: mereka menunjukkan siapa yang membuat perhatian ke halaman tersebut.

hal hal apa saja yang mempengaruhi backlink yang berkualitas?
marih lihat penjelasan dibawah...

  • Relevansi Halaman Yang Kita Pasangi Backlink Maksudnya adalah bahwa link yang datang dari halaman yang relevan (memiliki kesamaan topik dengan halaman kita) akan membawa jauh lebih banyak Kekuatan untuk situs kita dibanding link dari halaman yang tidak relevan.
  • Domain Authority dan Page Authority Asal Link Domain Authority adalah otoritas domain utama, sedangkan Page Auhtority adalah otoritas halaman yang ada di domain tersebut. DA atau PA ini dihitung dari angka 0 - 100, semakin tinggi nilainya maka semakin bagus backlink yang anda dapat.
  • Otoritas dari Situs (Link Authority) Hal pertama yang paling penting adalah otoritas dari suatu situs. Jika anda mendapatkan link dari Wikipedia.org, maka anda bisa harapkan mendapatkan banyak link juice menuju ke situs anda
  • Pagerank Suatu Halaman Yang Kita Pasangi Link Page rank merupakan ‘nilai’ yang Google berikan pada halaman di internet (ingat yah, halaman – BUKAN situs). Secara keseluruhan, memiliki PR yang tinggi menandakan seberapa kuat dan seberapa bisa dipercaya suatu halaman di mata Google
  • Jumlah Outbound Link dari Halaman Yang Kita Pasangi Link Artinya adalah jumlah link yang ada dalam satu halaman mempengaruhi kekuatan link yang keluar dari halaman tersebut. Semakin banyak link yang keluar dari sebuah halaman, maka semakin sedikit power dari masing-masing link 
  • Tipe Situs Asal Link (Link Types) Google tahu benar dari mana dan dari situs jenis apa link anda berasal. Untuk memastikan situs anda ranking tinggi oleh Google, tentunya Google harus bisa tahu dimana link anda, sehingga ia bisa menghitung kekuatan total dari link-link yang anda miliki, dan kemudian menyesuaikan posisi anda di search engine berdasarkan total kekuatan link yang anda miliki 
  • Posisi letak Juga Berpengaruh Pada Kualitas Backlink Relatif mudah bagi webmaster untuk menyelipkan link di bagian footer, atau sidebar, atau header. Beberapa webmaster yang ahli kode HTML, CSS, dan PHP bahkan membuat theme atau plugin gratis dan membubuhkan link ke situs mereka di bagian footer, header, atau sidebar 
hal - hal di atas adalah beberapa faktor yang mempengaruhi backlink yang berkualitas
contoh kegitan backlink pada gambar di bawah:


nama : ilham saputra
npm : 6124049

referensi :
http://www.seoterpadu.com/2013/06/apa-yang-dimaksud-backlink-berkualitas.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Backlink

Senin, 26 Oktober 2015

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 
HARGA E-COMMERCE
DI BLIBLI.COM

APA ITU BLIBLI.COM?

Blibli.com adalah salah satu E-commerce di Indonesia dengan konsep belanja online ala mall. Dengan konsep tersebut blibli mengharapkan masyarakat Indonesia yang terbiasa belanja di mall bisa menemukan barang yang mereka cari dengan mudah dan menyenangkan dimanapun dan kapanpun. Blibli adalah produk pertama PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum dibidang digital yang didirikan pada tahun 2010. Blili bekerja sama dengan teknologi provider kelas dunia, mitra logistik, banking partner serta merchant partner dengan standar tertentu untuk menciptakan sistem back-end yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna blibli. Saat ini Grup Djarum melalui Global Digital Prima Ventures (GDP) misalnya, membentuk inkubator bernama Merah Putih Inc, sebuah inkubator start-up lokal berbasis komunitas dan memberikan bantuan modal bagi start-up lokal yang inovatif. Kantor pusat Blibli bermarkas di Jakarta Barat dengan biaya infrastruktur seperti server dan jaringan hampir mencapai Rp 100 miliar.
APA ITU E-COMMERCE?
e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.
E-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), surat elektronik(e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
SKEMA DALAM E-COMMERCE
PENJELASAN SINGKAT:
  • USER: user atau consumen adalah pelanggan atau orang yang akan mengkonsumsi barang yang di jual di blibli.com
  • WEBSITE: website adalah tempat dimana user mencari barang yang mereka butuhkan dengan menggunakan fasilitas internet untuk mengakses website blibli.com
  • TRANSAKSI: transaksi adalah proses dimana user menyetor sejumlah uang yang sesuai biaya yang harus dibayarkan kepada penjual  
  • PABRIK: diamana produk di proses dan dibuat untuk memuaskan atau memenuhi kebutuhan konsumen
  • QC: Quality control adalah suatu proses yang memastikan prosedur atau barang terlindungi atau terhindar dari cacat sehingga dapat sampai dengan baik ke konsumen
  • PENGIRIMAN: proses dimana barang dikirim kepada konsumen agar dapat barang di gunakan atau di konsumsi oleh konsumen 

TUJUAN DARI E-COMMERCE
Pada umumnya tujuan suatu perusahaan menggunakan sistem e-commerce dalam dunia bisnis adalah untuk memperoleh dan meningkatkan keuntungan dengan lebih efisien dan efektif. Adapun manfaat dalam menggunakan e-commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :
  1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang biayanya lebih murah
  2. Mengurangi biaya operasional
  3. Memperluas jangkauan sehingga transaksi on-line dapat diakses oleh semua orang
  4. Mengurangi keterlambatan dengan menggunakan transfer elektronik/pembayaran yang  tepat waktu dan dapat langsung dicek.
  5. Mempercepat waktu pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.
  6. Meningkatkan customer loyalty
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIAYA E-COMMERCE DALAM BLIBLI.COM
  1. Jumlah barang yang akan di angkut, sifat barang, dan persyaratan kemasan barang
  2. Total biaya angkutan dan penentuan besarnya tarif angkutan .
  3. Penentuan jenis angkutan yang tepat .
  4. Penentuan rute/trayek, bongkar muat transhipmnent.
  5. Jarak tempuh waktu dan perjalanan.
  6. Keamanan barang, resiko kerusakan barang dan asuransi.
  7. Dokumentasi dan administrasi pengiriman barang.
Faktor-faktor tersebutlah yang akan mempengaruhi harga di e-commerce untuk pengiriman barang.
ILHAM SAPUTRA, NPM:6124049
referensi :
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Blibli.com
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik
  • https://www.google.co.id/?gws_rd=cr&ei=aR8uVuCKD4Gy0ASrkLXgDA
  • https://www.maxmanroe.com/blibli-com-pelopor-ecommerce-berkonsep-mall-online.html

Minggu, 11 Oktober 2015

PENGERTIAN DAN PENJELASAN TENTANG 
MATERI e-LOGISTIK

Apa itu e-logistik?
E-logistik merupakan kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen, manufaktur, service providers dan pedagang perantara dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet. E-logistik menjadi suatu bagian penting dalam dunia bisnis saat ini. Berikut akan dijelaskan definisi e-logistik dari berbagai ahli, karakteristik sistem e-logistik dan jenis-jenis e-logistik.
Pengertian e-Logistik menurut beberapa ahli
Menurut Efimova Elena G. and friends dalam bukunya yang berjudul Electronic Logistics Services in Russia: the bridge to United Europe, elektronik logistik adalah jenis kegiatan yang berhubungan dengan akumulasi, pengolahan, pertukaran dan penyimpanan elektronik dokumen pada transaksi komersial internasional dan transportasi. Elektronik logistik memungkinkan untuk mempercepat, menyederhanakan dan mengurangi biaya kendaraan untuk transportasi. [1]
Menurut Deborah Bayles dalam E-Logistics & E-Fulfillment: Beyond The ‘Buy’ Button, E-logistik merupakan logistik pada bidang elektronik pada aspek-aspek bisnis yang dilakukan melalui Internet. [2]
Wei Wang dalam bukunya E-Logistics-The New Trend of Modern Logistics, berpendapat bahwa logistik elektronik adalah proses yang memanfaatkan teknologi web sebagai alat penting untuk mengelola proses logistik keseluruhan atau beberapa sektor dari itu. [3]
Dalam jurnal Electronic Commerce, Marketing Channels and Logistics Platform-a Wholesaler Perspective,  Aldin N. mengemukakan bahwa e-logistik, yaitu logistik perdagangan yang telah ditandai dengan teknologi elektronik, jaringan teknologi dan otomatisasi, dapat dianggap sebagai integrasi aliran informasi, aliran dana dan layanan logistik. E-logistik menyadari utilitas dari teknologi elektronik dan integrasi logistik organisasi, perdagangan, manajemen dan layanan mode. [4]
 Auramo J. dalam bukunya yang berjudul Research agenda for e-business logistics on professional opinions, berpendapat bahwa e-logistik berarti proses yang diperlukan untuk mentransfer barang yang dijual melalui internet ke pelanggan. Aspek lain dan lebih canggih adalah bahwa e-logistik terkait dengan integrasi rantai pasokan yang memiliki efek menghilangkan perantara (seperti grosir atau pengecer) dan juga mendorong munculnya pemain baru seperti logistik, yang berperan untuk beradaptasi tradisional logistik rantai untuk memperhitungkan persyaratan e-bisnis. Jika kita melihat lebih luas, e-logistik berarti melakukan e-bisnis dalam KLT antara perusahaan (B2B) dan di luar itu antara TLC dan pelanggan (B2C) melalui internet. [5]

KARAKTERISTIK SISTEM DALAM E-LOGISTIK ADALAH SEBAGAI BERIKUT
  1. Transaksi tanpa batas, Sebelum era internet, batas-batas geografi menjadi penghalang suatu perusahaan atau individu yang ingin go-international. Sehingga, hanya perusahaan atau individu dengan modal besar yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri. Dewasa ini dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa batas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut dan melakukan transaksi secara on line.
  2. Transaksi anonim, Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.
  3. Produk digital dan non digitalProduk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.
  4. Produk barang tak berwujudBanyak perusahaan yang bergerak di bidang e-logistik dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.
JENIS JENIS SISTEM DALAM E-LOGISTIK
  • B2B (Business-to-Business)Perusahaan melakukan bisnis dengan satu sama lain seperti produsen menjual kepada distributor dan grosir menjual kepada pengecer. Penentuan harga berdasarkan jumlah pesanan dan negosiasi.
  • B2C (Busniness-to-Consumer)Bisnis menjual kepada masyarakat umum biasanya mela lui katalog menggunakan perangkat lunak shopping cart. Dua tantangan utama yang dihadapi oleh B2C e-logistik adalah bagian membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Karena pembeli online sangat sensitif dan mudah menjauh. Dengan demikian, memperoleh dan memelihara pelanggan baru adalah rumit dibandingkan bisnis tradisional.
  • C2C (Consumer-to-Consumer), Transaksi dibantu secara elektronik antara konsumen melalui beberapa pihak ketiga. Contoh biasa adalah lelang online, di mana klien me mposting item dijual dan konsumen lain menawar untuk membeli itu, pihak ketiga biasanya mengenakan komisi.
  • B2E (Business-to-Employee)Jaringan intra-bisnis yang memungkinkan perusahaan untuk menawarkan produk atau jasa untuk karyawan mereka. Biasanya, perusahaan menggunakan jaringan B2E untuk memekanisasi karyawan-kegiatan yang berkaitan dengan perusahaan dan proses.
  • P2P (Peer to Peer), Ini adalah teknologi itu sendiri yang membantu orang untuk langsung berbagi file komputer dan sumber daya komputer tanpa harus melalui web server pusat. Untuk menggunakan ini, kedua belah pihak perlu menginstal software yang dibutuhkan sehingga mereka dapat berkomunikasi pada platform umum.
  • m-CommerceBisnis ini mengacu pada penggunaan perangkat mobile untuk melakukan transaksi. Pemegang perangkat mobile dapat menghubungi satu sama lain dan dapat melakukan bisnis. Bahkan desain web dan pengembangan perusahaan mengoptimalkan situs untuk dilihat dengan benar pada perangkat mobile.

Ada jenis lain dari e-logistik seperti Government-to-Business (G2B) dan Government-to-Citizen (G2C), tetapi pada dasarnya mereka mirip dengan jenis yang telah disebutkan di atas.

berikut adalah contoh kegiatan / barang dari kegiatan sistem dalam e-logistik (B2C)

sedikit penjelasan: kegiatan jual beli secara online antara penjual langsung menuju konsumen seperti yang di lakukan pihak lazada itu dapat di golongkan kepada kegiatan sistem e-logistik yaitu B2C, karena pihak bisnis langsung berhubungan dengan pihak konsumen

NAMA: ILHAM SAPUTRA, NPM:6124049